MaKASSAR tidak KASAR coyy…

Makassar adalah salah satu kota besar di Indonesia dan merupakan juga pusat dari kawasan Indonesia bagian timur. Namun, malangnya banyak isu-isu miris mengenai daerah ini yang dikenal sebagai salah satu kota KASAR. Saya heran kenapa makassar disebut salah satu kota kasar? tapi yang jelas ini bukan karena pengaruh nama maKASSAR.

Orang-orang makassar walaupun bahasa yang digunakan kedengarannya kasar di telinga, tapi kenyataannya orang Makassar itu sangat ramah.Selain itu orang Makassar masih memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesamanya. Orang Makassar sangat menghargai orang lain. Ada budaya yang dianut untuk orang Makassar dan bugis yaitu sipakatau dan sipakainga yang merupakan salah satu semboyan yang menyuruh kita untuk saling menghargai antar sesama manusia.

Orang makassar jika berdebat hebat memang kelihatannya seperti berkelahi adu mulut tapi sebenarnya tidak seperti itu. Mereka beradu mulut untuk mencari solusi terbaik mengenai suatu masalah yang dihadapi karena orang makassar itu sangat kritis.Namun sayangnya, image buruk mengenai makassar itu muncul akibat pemberitaan buruk media massa mengenai aksi mahasiswa makassar yang acap kali bertingkah anarkis membuat kota ini disebut kota yang kasar. Sehingga kasihan para mahasiswa yang kuliah di Makassar karena beberapa perusahaan telah memblacklist alumni dari universitas yang ada di Makassar. Ini tentunya hal yang sangat merugikan karena cap jelek dari masyarakat yang langsung menggeneralisasikan keadaan. Padahal tidak semua mahasiswa yang ada di Makassar itu anarkis.

Pemberitaan media massa yang besar-besaran merupakan salah satu faktor besar terjadinya STEMPEL jelek oleh masyarakat mengenai persepsinya terhadap mahasiswa Makassar. Padahal tidak semua mahasiswa makassar itu jelek. masih ada prestasi-prestasi atau kegiatan mahasiswa yang membanggakan dari mahasiswa makassar yang bisa diberitakan dan jauh lebih memotivasi para pelajar dibandingkan mempublish pemberitaan-pemberitaan buruk yang justru hanya meresahkan masyarakat dan merugikan daerah tersebut karena sebenarnya yang terjadi adalah orang makassar itu keras tapi keras dalam pendiriannya. Seperti yang dikatakan oleh mantan wakil presiden Indonesia yaitu Jusuf Kalla “orang Makassar itu tidak kasar, tapi keras dan salah jika diartikan keras lalu merusak. Kita membutuhkan orang keras, bukan kasar. Keras adalah teguh pendirian. Itu sifat yang kita butuh untuk membangun bangsa ini. Mari kita membangun daerah dengan kemampuan ilmu”. Jadi, makassar itu sebenarnya tidaklah kasar coy. bisa tonji jadi harapan bangsa dan bisa tonji berprestasi. MAKA untuk itu, kepada seluruh warga masyarakat mari buktikan bahwa MAKASSAR BISA TONJI….